Optimalisasi Ruang Edukatif SLBN Gedangan melalui Spatial Culture dan Behavioral

Authors

  • Tirza Maulana Rosyid Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Ardian Jaya Prasetya Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Keywords:

Ruang edukatif, Spatial culture, Behavioral design, Sekolah luar biasa

Abstract

Ruang edukatif pada Sekolah Luar Biasa memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran siswa berkebutuhan khusus. Kondisi ruang di SLBN Gedangan menunjukkan perlunya optimalisasi tata ruang, sirkulasi, dan elemen interior agar lebih responsif terhadap pola interaksi, kenyamanan, serta karakter perilaku pengguna. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan ruang edukatif melalui pendekatan Spatial Culture yang digunakan untuk memahami hubungan antara pola ruang, budaya belajar, dan interaksi sosial dalam konteks pendidikan, sedangkan Behavioral Design berfokus pada perancangan ruang yang mempertimbangkan aspek perilaku, keamanan, kenyamanan, dan kebutuhan pengguna. Metode penelitian kualitatif meliputi observasi lapangan, studi literatur, dokumentasi, dan analisis perilaku pengguna sebagai dasar perumusan konsep perancangan interior. Hasil penelitian menghasilkan bahwa pengelompokan zona yang jelas, perancangan sirkulasi yang mendukung komunikasi visual, serta penerapan elemen interior yang adaptif mampu meningkatkan efektivitas, kenyamanan, dan kualitas interaksi dalam ruang belajar.

References

1. Azhari, N., Rahman, M. A., & Yusuf, H. (2025). User-centered learning environment in special education: A spatial evaluation approach. Environment-Behaviour Proceedings Journal, 10(29), 45–53.

2. Al-shami, S. A., Aldahmani, S., Kamalrudin, M., Al-Kumaim, N. H., Al Mamun, A., Al-shami, M., & Jaber, M. M. (2022). A model of motivational and technological factors influencing massive open online courses’ continuous intention to use. Sustainability, 14, 9279. https://doi.org/10.3390/su14159279

3. Asakura, K., Asakura, T., Satoh, M., Watanabe, I., & Hara, Y. (2020). Health indicators as moderators of occupational commitment and nurses’ intention to leave. Japan Journal of Nursing Science, 17, e12277. https://doi.org/10.1111/jjns.12277

4. Bock, S., & Momen, N. (2020). Nudging the user with privacy indicator: A study on the app selection behavior of the user. Proceedings of the 11th Nordic Conference on Human-Computer Interaction: Shaping Experiences, Shaping Society. https://doi.org/10.1145/3419249.3420111

5. Barrett, P., Treves, A., Shmis, T., Ambasz, D., & Ustinova, M. (2020). The impact of school infrastructure on learning: A synthesis of the evidence. Cai, H., & Mardani, A. (2023). Research on the impact of consumer privacy and intelligent personalization technology on purchase resistance. Journal of Business Research, 161, 113811. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2023.113811

6. Fadelelmoula, A. A. (2025). Examining the effects of organizational readiness dimensions and extrinsic motivation on the continuance intention to use e-learning innovations. International Journal of Data and Network Science. https://doi.org/10.5267/j.ijdns.2025.6.001

7. Gayrama, V. P. (2025). Motivation in self-regulated learning and technology-use efficacy among Filipino university students on an island: Indirect effects of perceived value, pressure, interest, and effort. Educational Process: International Journal, 15, e2025112. https://doi.org/10.22521/edupij.2025.15.112

8. Kadarisman, M. N., & Tela, I. N. (2025). Strategi revitalisasi RTH Tunjuk Ajar Integritas Kota Pekanbaru dengan konsep ruang publik terpadu ramah anak. Jurnal Ranah, 2(1).

9. Khan, M. N. R. (2025). Analisis pola aktivitas pemanfaatan ruang terbuka hijau (RTH) pada Taman Brumbung Mranggen [Tugas Akhir, Universitas Islam Sultan Agung].

10. Li, J., Jin, M., & Chen, X. (2025). Understanding continued use of smart learning platforms: Psychological wellbeing in an extended TAM-ISCM model. Frontiers in Psychology, 16, 1521174. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1521174

11. Mariska, R., & Paonganan, L. (2024). Analisis struktur modal dalam meningkatkan profitabilitas pada PT Sampoerna Agro Tbk. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1). https://doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1206

12. Nugroho, S. A. (2025). Perancangan youth culture center dengan pendekatan arsitektur analogi simbolik sebagai ekspresi filosofi Sunda ngindung ka waktu ngabapa ka jaman. E-Proceeding Institut Teknologi Nasional Bandung, 5(1).

13. Refranisa, & Saputra, C. (2020). Pengembangan desain ruang kelas dalam upaya mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Volume 4, Nomor 1, November 2020, 4(1).

14. Rosilawati, H., & Andarini, R. (2021). Application of behavioral architecture concept on space order natural laboratory. Procedia of Social Sciences and Humanities.

15. Widodo, S. P., Manurung, E. H., Huda, M. N., Muntu, O. R., Octavianews, P., Ani, S. S., Pamungkas, W., Wandri, M. I., & Suripto. (2023). Architectural psychology and communication in designing spatial layouts. Indonesian Journal of Advanced Social Works (DARMA), 2(1), 31-40.

16. Zakiah, K., & Santosa, I. (2025). Pengaruh desain interior Museum Geologi Bandung terhadap pengalaman ruang pengunjung dalam mencapai keterlibatan emosional. Serat Rupa Journal of Design, 9(2), 121-138. https://doi.org/10.28932/srjd.v9i2.

17. Zhang, Y., & Cui, P. (2023). The impact of classroom spatial design on students’ learning and interaction. Journal of Environmental Psychology, 88, 101994.

Downloads

Published

30-10-2026 — Updated on 30-10-2026

Versions

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.